Rabu, 27 April 2016

BINTANG POLLUX


PolluxPollux merupakan bintang raksasa berwarna jingga yang berjarak 34 tahun cahaya dari bumi. Bintang ini berada pada rasi bintang Gemini. Bintang ini memiliki radius (Jari-jari) sebesar 8 kali dari Matahari atau sekitar 5,564,000 km. Tingkat Kecemerlangan (Luminosity) sebesar 32 kali dari matahari yang artinya bintang ini 32 kali lebih terang daripada matahari. Karena Pollux leibh masif daripada Matahari, bintang ini diperkirakan lebih tua daripada Matahari.

Castor dan Pollux adalah bintang 'si kembar di langit' yang membuat Gemini menjadi nama rasi tempat mereka berada (Gemini adalah bahasa Latin untuk 'si kembar'). Namun fisiknya sama sekali tidak mirip. Castor merupakan sistem bintang enam yang terdiri dari bintang biru keputihan tipe A yang panas (bluish-white A-type) dan bintang katai merah, sedangkan Pollux merupakan bintang yang berdiri sendiri, bintang raksasa jingga (yellow-orange giant). Pollux adalah bintang raksasan jingga (orange giant) dengan kelas "K0IIIb". Bintang ini memiliki radius 8.8 kali, dan kecemerlangannya berkisar 32 kali Matahari. Karena Pollux leibh masif daripada Matahari, bintang ini diperkirakan lebih tua daripada Matahari.


Selasa, 26 April 2016

BINTANG SERIUS

Bintang serius merupakan bintang yang paling terang di antara bintang yang lain. Sirius adalah salah satu sistem bintang terdekat dengan Bumi pada jarak 2,6 parsec atau 8,6 tahun cahaya. Tetangga terdekatnya adalah sistem bintang Procyon, pada jarak 1,61 parsec atau 5,24 tahun cahaya.
Sirius A adalah sebuah bintang deret utama dengan kelas spektrum A0 atau A1 dan memiliki massa sekitar 2,1 Matahari.Pasangannya, Sirius B, adalah bintang yang sudah berevolusi dari deret utama menjadi katai putih. Kedua bintang ini mengorbit satu sama lain pada jarak sekitar 20 AU (hampir sama dengan jarak Matahari dan Uranus) dengan periode orbit mendekati 50 tahun. Orbit tersebut dapat membuat Sirius B kadang berada di depan Sirius A sehingga luminositas total keduanya menurun sebentar. Karena alasan ini, sistem Sirius diperhitungkan sebagai bintang ganda gerhana.
Ketika berada pada tahap raksasa merah, Sirius B boleh jadi memperkaya metalisitas Sirius A. Inilah yang menjadi sebab kelimpahan logam Sirius A lebih tinggi dari harga normal (metalisitas dikatakan normal jika sama dengan harga yang dimiliki Matahari). Sirius A diperkirakan akan kehabisan bahan bakar hidrogen di intinya dalam satu miliar tahun lagi. Setelah itu ia akan menempuh tahap raksasa merah sebelum akhirnya akan menjadi katai putih juga.




RASI BINTANG

Rasi Bintang

Rasi Bintang atau konstelasi adalah kumpulan bintang yang tampak berhubungan dan membentuk suatu konfigurasi khusus.Dalam ruang tiga dimensi,sebagian bintang terlihat tidak memiliki hubungan antara satu dengan yang lain, tetapi terlihat seperti berkelompok pada bola langit malam.
Sususan rasi bintang tidak resmi yang dikenal luas oleh masyarakat,namun tidak diakui oleh Himpunan Astronomi Internasional disebut astronoma.Sebagian besar bintang pada rasi bintang atau asterisma tidak memiliki hubungan astrofisika.dan hanya kebetulan terlihat bedekatan di langit yang tampak dari planet Bumi,padahal letaknya terpisah sangat jauh.

Himpunan Astronomi internasional telah mengelompokkan langit menjadi 88 rasi bintang yang resmi dengan batas-batas yang lebih jelas , sehingga setiap arah hanya dimiliki oleh satu susunan rasi Bintang.

Pada Belahan bumi(hemisphere) utara,sebagian besar rasi bintangnya didasarkan pada tradisi mitologi Yunani,yang merupakan warisan dari Abad pertengan, dan mengandung symbol-simbol zodiac.


GAMBAR RASI BINTANG


Selasa, 12 April 2016

TERBENTUKNYA SEBUAH BINTANG

Bintang tercipta di dalam awan molekul, dimana molekul tersebut adalah sebuah daerah medium antarbintang yang luas dengan kerapatan yang tinggi (walaupun masih kurang rapat jika dibandingkan dengan sebuah vacuum chamber yang ada di Bumi). Pada umumnya awan ini terdiri dari hidrogen dengan sekitar 23–28% helium dan beberapa persen elemen berat. Komposisi elemen dalam awan ini tidak banyak berubah sejak peristiwa nukleosintesis Big Bang pada saat awal alam semesta.
Gravitasi didaerah ini memiliki peranan sangat penting dalam proses pembentukan bintang. Pembentukan bintang dimulai dengan ketidakstabilan gravitasi di dalam awan molekul yang dapat memiliki massa ribuan kali matahari. Ketidakstabilan ini seringkali dipicu oleh gelombang kejut dari supernova atau tumbukan antara dua galaksi. Sekali sebuah wilayah mencapai kerapatan materi yang cukup memenuhi syarat terjadinya instabilitas Jeans, awan tersebut mulai runtuh di bawah gaya gravitasinya sendiri.
Berdasarkan syarat instabilitas Jeans, bintang tidak terbentuk sendiri-sendiri, melainkan dalam kelompok yang berasal dari suatu keruntuhan di suatu awan molekul yang besar, kemudian terpecah menjadi konglomerasi individual. Hal ini didukung oleh pengamatan dimana banyak bintang berusia sama tergabung dalam gugus atau asosiasi bintang.
Begitu awan runtuh, akan terjadi konglomerasi individual dari debu dan gas yang padat yang disebut sebagai globula Bok. Globula Bok ini dapat memiliki massa hingga 50 kali Matahari. Runtuhnya globula membuat bertambahnya kerapatan. Pada proses ini energi gravitasi diubah menjadi energi panas sehingga temperatur meningkat.
Ketika awan protobintang ini mencapai kesetimbangan hidrostatik, sebuah protobintang akan terbentuk di intinya. Bintang pra deret utama ini seringkali dikelilingi oleh piringan protoplanet. Pengerutan atau keruntuhan awan molekul ini memakan waktu hingga puluhan juta tahun.
Ketika peningkatan temperatur di inti protobintang mencapai kisaran 10 juta kelvin, hidrogen di inti ‘terbakar’ menjadi helium dalam suatu reaksi termonuklir. Reaksi nuklir di dalam inti bintang menyuplai cukup energi untuk mempertahankan tekanan di pusat sehingga proses pengerutan berhenti. Protobintang kini memulai kehidupan baru sebagai bintang deret utama.
Menjelang kematiannya, sebuah bintang bisa meledak. Ledakan bintang ini disebut nova. Istilah ini berarti “baru” karena seolah-olah telah lahir sebuah bintang baru. Kalau bintang yang meledak berukuran besar, maka ledakannya juga sangat besar, sampai-sampai menghancurkan bintang-bintang lain. Ledakan bintang besar ini disebut sebagai supernova.

APA ITU BINTANG ?

Bintang merupakan bagian dari luar angkasa.Bintang merupakan benda langit yang memiliki beragam ukuran dari yang terkecil sampai bintang yang paling besar.Bintang juga merupakan benda langit yang memancarkan cahaya yang sangat indah yang bisa kita lihat di malam hari yang cerah.

Dapat kita ketahui ternyata matahari merupakan bagian dari bintang dan murupakan bintang yang paling dekat dengan Bumi.Bintang adalah semua benda masif (bermassa antara 0,08 hingga 200 massa matahari) yang sedang dan pernah melangsungkan pembangkitan energi melalui reaksi fusi nuklir.Oleh karena itulah bintang katai memiliki warna lebih putih dan bintang neutron yang sudah tak pernah memancarkan cahaya atau energi tetap disebut juga dengan bintang.


GERHANA MATAHARI HIBRIDA

Gerhana matahari hibrida terjadi karena jarak antara bulan dan bumi bervariasi di setiap wilayah yang ada pada bumi.Pada saat itu bulan di permukaan bumi berbentuk elif bukan berbentuk lingkaran yang sempuran seperti bulan pada umumnya.Gerhana hibrida terjadi berawal dari mulai tejadinya gerhana matahari cincin yang menjadi awal terjadinya gerhana hibrida.

Gambar tejadinya Gerhana Hibrida


Minggu, 10 April 2016

GERHANA MATAHARI CINCIN TERJADI

Gerhana matahari cincin terjadi ketika posisi bulan berada di antara matahari dan bumi, dan akhrnya menutup seluruh permukaan matahari.Bulan mampu melindungi cahaya matahari, sehingga cahaya matahari menutupi permukaan pada bulan.

Gerhana cincin, terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh piringan Matahari akan tertutup oleh piringan Bulan. Bagian piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan, berada di sekeliling piringan Bulan dan terlihat seperti cincin yang bercahaya.

GAMBAR GERHANA MATAHARI CINCIN